Perbedaan IKA dan Stader: IKA diperdagangkan di Rp47,82 (kapitalisasi pasar Rp143,27M, volume 24 jam Rp7,85M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp129,99M, volume 24 jam Rp12,1M). Perbedaan utamanya: IKA dan Stader berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan IKA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IKA selama 3 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| IKA | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp143,27M | Rp129,99M |
Volume (24h) | Rp7,85M | Rp12,1M |
Suplai yang Beredar | 3B IKA | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Ika adalah jaringan terdesentralisasi yang menghadirkan interoperabilitas lintas-chain secara aman melalui cryptography canggih. Platform ini memungkinkan smart contract mengelola aset di berbagai blockchain tanpa menggunakan bridge atau wrapped token. Dengan teknologi 2PC-MPC, Ika menyediakan kontrol aset berbasis zero-trust di jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum. Primitive dWallet menghadirkan mekanisme tanda tangan terprogram yang menjamin persetujuan pengguna, serta dibangun di atas Sui untuk transaksi cepat dan skalabilitas tinggi.
Selengkapnya di halaman IKA →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →