Perbedaan IKA dan Solayer: IKA diperdagangkan di Rp47,78 (kapitalisasi pasar Rp139,35M, volume 24 jam Rp8,36M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp504,64M, volume 24 jam Rp197,67M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar IKA, dan suplai beredar IKA 3B IKA dibanding 475,5M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IKA selama 3 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| IKA | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,35M | Rp504,64M |
Volume (24h) | Rp8,36M | Rp197,67M |
Suplai yang Beredar | 3B IKA | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 3 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ika adalah jaringan terdesentralisasi yang menghadirkan interoperabilitas lintas-chain secara aman melalui cryptography canggih. Platform ini memungkinkan smart contract mengelola aset di berbagai blockchain tanpa menggunakan bridge atau wrapped token. Dengan teknologi 2PC-MPC, Ika menyediakan kontrol aset berbasis zero-trust di jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum. Primitive dWallet menghadirkan mekanisme tanda tangan terprogram yang menjamin persetujuan pengguna, serta dibangun di atas Sui untuk transaksi cepat dan skalabilitas tinggi.
Selengkapnya di halaman IKA →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →