Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Pondasi Raya Tbk. (IDPR) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Indonesia Pondasi Raya Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Pondasi Raya Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Indonesia Pondasi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp302 (kapitalisasi pasar 604,91 M, volume 24 jam 8,5 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 8,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IDPRSQMI
Kapitalisasi Pasar
604,91 M947,79 M
Volume
8,5 rb13,56 jt
Lot
85135,59 rb
Perputaran
2,56 jt797,5 jt
Harga Rata-rata
301,5558,82
Nilai Transaksi
2,56 jt797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
57
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IDPR
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Indonesia Pondasi Raya Tbk.

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed Tan Thong Kie No. 18 dated 21 October 1977 and has been approved by the Ministry of Law in its decision letter No. Y.A 5/118/24 and was published in Supplement No. 430 of the State Gazette No. 49 dated 17 June 1980.

Selengkapnya di halaman IDPR

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI