Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Pondasi Raya Tbk. (IDPR) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Indonesia Pondasi Raya Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Pondasi Raya Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Indonesia Pondasi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp302 (kapitalisasi pasar 604,91 M, volume 24 jam 8,5 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 382 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Indonesia Pondasi Raya Tbk., dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (382 rb vs 8,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IDPRJAWA
Kapitalisasi Pasar
604,91 M1,87 T
Volume
8,5 rb382 rb
Lot
853,82 rb
Perputaran
2,56 jt43,65 jt
Harga Rata-rata
301,55114,26
Nilai Transaksi
2,56 jt43,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
115
Volume Ekuilibrium Indikatif
94

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IDPR
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Indonesia Pondasi Raya Tbk.

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed Tan Thong Kie No. 18 dated 21 October 1977 and has been approved by the Ministry of Law in its decision letter No. Y.A 5/118/24 and was published in Supplement No. 430 of the State Gazette No. 49 dated 17 June 1980.

Selengkapnya di halaman IDPR

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA