Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Pondasi Raya Tbk. (IDPR) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Indonesia Pondasi Raya Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Pondasi Raya Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: Indonesia Pondasi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp302 (kapitalisasi pasar 604,91 M, volume 24 jam 8,5 rb), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp200 (kapitalisasi pasar 188,14 M, volume 24 jam 166,6 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Pondasi Raya Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Indonesian Tobacco Tbk. lebih aktif diperdagangkan (166,6 rb vs 8,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IDPRITIC
Kapitalisasi Pasar
604,91 M188,14 M
Volume
8,5 rb166,6 rb
Lot
851,67 rb
Perputaran
2,56 jt33,31 jt
Harga Rata-rata
301,55199,93
Nilai Transaksi
2,56 jt33,31 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
200
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IDPR
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang Indonesia Pondasi Raya Tbk.

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed Tan Thong Kie No. 18 dated 21 October 1977 and has been approved by the Ministry of Law in its decision letter No. Y.A 5/118/24 and was published in Supplement No. 430 of the State Gazette No. 49 dated 17 June 1980.

Selengkapnya di halaman IDPR

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC