Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indonesia Pondasi Raya Tbk. (IDPR) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Indonesia Pondasi Raya Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indonesia Pondasi Raya Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Indonesia Pondasi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 540,81 M, volume 24 jam 680,7 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp900 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 258 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Indonesia Pondasi Raya Tbk., dan Indonesia Pondasi Raya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (680,7 rb vs 258 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IDPRIMAS
Kapitalisasi Pasar
540,81 M3,67 T
Volume
680,7 rb258 rb
Lot
6,81 rb2,58 rb
Perputaran
198,43 jt231,83 jt
Harga Rata-rata
291,51898,55
Nilai Transaksi
198,43 jt231,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
286900
Volume Ekuilibrium Indikatif
10236

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IDPR
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Indonesia Pondasi Raya Tbk.

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed Tan Thong Kie No. 18 dated 21 October 1977 and has been approved by the Ministry of Law in its decision letter No. Y.A 5/118/24 and was published in Supplement No. 430 of the State Gazette No. 49 dated 17 June 1980.

Selengkapnya di halaman IDPR

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS