Perbedaan IDEX dan Obol: IDEX diperdagangkan di Rp33,85 (kapitalisasi pasar Rp74,11M, volume 24 jam Rp36,08M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: IDEX jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai Obol dibatasi (161,3M / 500M OBOL (33%)), sedangkan IDEX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IDEX selama 19 Hari dan Obol selama 14 Hari.
| IDEX | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp74,11M | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp36,08M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 1B IDEX | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 14 Hari |
IDEX mengklaim sebagai DEX likuiditas hibrida pertama yang menggabungkan model order book dengan automated market maker (AMM). Platform ini mengombinasikan kecepatan dan fitur order book tradisional dengan keamanan serta likuiditas AMM. Dengan mengintegrasikan mesin perdagangan off-chain dan penyelesaian perdagangan on-chain, IDEX menawarkan pendekatan unik untuk bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman IDEX →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →