Perbedaan SPACE ID dan Mask Network: SPACE ID diperdagangkan di Rp614,03 (kapitalisasi pasar Rp1,2T, volume 24 jam Rp202,14M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.115 (kapitalisasi pasar Rp713,04M, volume 24 jam Rp197,96M). Perbedaan utamanya: SPACE ID lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SPACE ID 2B / 2B ID (99%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SPACE ID selama 18 Hari dan Mask Network selama 23 Hari.
| ID | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,2T | Rp713,04M |
Volume (24h) | Rp202,14M | Rp197,96M |
Suplai yang Beredar | 2B / 2B ID (99%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SPACE ID (ID) merevolusi manajemen domain Web3 dengan layanan nama universal dan platform identitas. Ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menemukan, mendaftarkan, memperdagangkan, dan mengelola domain Web3. Selain layanan domain, SPACE ID juga menyediakan Web3 Name SDK dan API, memberikan alat integrasi lintas blockchain bagi para pengembang.
Selengkapnya di halaman ID →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →