Perbedaan ICON dan KuCoin Token: ICON diperdagangkan di Rp438,76 (kapitalisasi pasar Rp482,15M, volume 24 jam Rp8,81M), sedangkan KuCoin Token diperdagangkan di Rp125.847 (kapitalisasi pasar Rp17,22T, volume 24 jam Rp51,86M). Perbedaan utamanya: KuCoin Token jauh lebih besar — sekitar 35,7× kapitalisasi pasar ICON, dan suplai KuCoin Token dibatasi (137,2M / 200M KCS (69%)), sedangkan ICON terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ICON selama 78 Hari dan KuCoin Token selama 29 Hari.
| ICX | KCS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp482,15M | Rp17,22T |
Volume (24h) | Rp8,81M | Rp51,86M |
Suplai yang Beredar | 1,1B ICX | 137,2M / 200M KCS (69%) |
Typical Hold Time | 78 Hari | 29 Hari |
ICON Network adalah blockchain layer-pertama dari Korea Selatan. Visi yang diumumkan adalah untuk membangun jaringan blockchain yang dapat dioperasikan menjembatani komunitas online otonom dan perusahaan dunia nyata. ICX fokus pada penyediaan utilitas dunia nyata dengan memajukan hiperkonektivitas melalui promosi pertukaran nilai tanpa .
Selengkapnya di halaman ICX →KCS adalah token asli dari KuCoin, dirancang sebagai token berbagi keuntungan yang memungkinkan trader mendapatkan manfaat dari nilai yang dihasilkan bursa. KCS akan menjadi aset utama untuk layanan keuangan terdesentralisasi KuCoin sekaligus berfungsi sebagai token tata kelola bagi komunitas KuCoin. KuCoin memprioritaskan konsep “Empowering KCS” dengan tujuan menjadikannya produk kunci dalam ekosistemnya. Dalam jangka panjang, KCS akan menjadi bahan bakar dan token sentral yang mendukung berbagai produk serta layanan terdesentralisasi KuCoin.
Selengkapnya di halaman KCS →