Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Impossible Cloud Network (ICNT) vs Walrus (WAL)

Impossible Cloud NetworkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Impossible Cloud Network dan Walrus: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.411 (kapitalisasi pasar Rp608,58M, volume 24 jam Rp18,48M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp382,91 (kapitalisasi pasar Rp959,95M, volume 24 jam Rp92,2M). Perbedaan utamanya: Walrus lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Walrus selama 24 Hari.

ICNTWAL
Kap. Pasar
Rp608,58MRp959,95M
Volume (24h)
Rp18,48MRp92,2M
Suplai yang Beredar
253M / 700M ICNT (37%)2,5B / 5B WAL (51%)
Typical Hold Time
4 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Impossible Cloud Network

ICNT menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp2.411, berada di bawah pivot point Rp2.417. RSI_6 pada 93.73 mengindikasikan kondisi overbought ekstrem sementara moving averages menunjukkan tekanan jual dominan. Token dengan kapitalisasi pasar Rp606,86 juta ini memiliki sirkulasi 37% dari total supply 700 juta ICNT. Hold time rata-rata hanya 4 hari mencerminkan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.

Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko koreksi dari level overbought. Peluang rebound dari support Rp2.164-Rp2.326, namun risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan aktivitas whale yang perlu dipantau ketat.

Walrus

Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada Rp377,19 dengan kapitalisasi pasar Rp947,31 juta, menunjukkan kondisi pasar bearish yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta WAL dengan 51% sudah beredar. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages memberikan sinyal jual 13-0, sementara indikator osilator berada di zona netral. Hold time rata-rata 24 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp396 jika terjadi akumulasi, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor harus waspada terhadap volatilitas crypto dan memantau level support kunci untuk sinyal reversal.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ICNT
19% Beli81% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 4 Hari
WAL
2% Beli98% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Tentang Impossible Cloud Network

Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.

Selengkapnya di halaman ICNT

Tentang Walrus

Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.

Selengkapnya di halaman WAL