Perbedaan Impossible Cloud Network dan UMA: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.833 (kapitalisasi pasar Rp715,49M, volume 24 jam Rp47,45M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp6.551 (kapitalisasi pasar Rp608,35M, volume 24 jam Rp36,66M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan UMA selama 71 Hari.
| ICNT | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp715,49M | Rp608,35M |
Volume (24h) | Rp47,45M | Rp36,66M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 91,7M UMA |
Typical Hold Time | 3 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →