Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Impossible Cloud Network (ICNT) vs Turtle (TURTLE)

Impossible Cloud NetworkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Impossible Cloud Network dan Turtle: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.407 (kapitalisasi pasar Rp606,2M, volume 24 jam Rp22,07M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp773,31 (kapitalisasi pasar Rp120,27M, volume 24 jam Rp18,65M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Turtle selama 12 Hari.

ICNTTURTLE
Kap. Pasar
Rp606,2MRp120,27M
Volume (24h)
Rp22,07MRp18,65M
Suplai yang Beredar
253M / 700M ICNT (37%)154,7M / 1B TURTLE (16%)
Typical Hold Time
4 Hari12 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ICNT
19% Beli81% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 4 Hari
TURTLE

Belum ada data sentimen.

Tentang Impossible Cloud Network

Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.

Selengkapnya di halaman ICNT

Tentang Turtle

Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.

Selengkapnya di halaman TURTLE