Perbedaan Impossible Cloud Network dan Theta Network: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.400 (kapitalisasi pasar Rp607,14M, volume 24 jam Rp13,35M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.386 (kapitalisasi pasar Rp2,39T, volume 24 jam Rp53,1M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Theta Network selama 76 Hari.
| ICNT | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp607,14M | Rp2,39T |
Volume (24h) | Rp13,35M | Rp53,1M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →