Perbedaan Impossible Cloud Network dan StakeStone: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.402 (kapitalisasi pasar Rp607,14M, volume 24 jam Rp13,35M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp682,27 (kapitalisasi pasar Rp153,45M, volume 24 jam Rp54,23M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| ICNT | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp607,14M | Rp153,45M |
Volume (24h) | Rp13,35M | Rp54,23M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →