Perbedaan Impossible Cloud Network dan MyShell: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.400 (kapitalisasi pasar Rp605,8M, volume 24 jam Rp22,05M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp355,38 (kapitalisasi pasar Rp145,93M, volume 24 jam Rp84,39M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| ICNT | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp605,8M | Rp145,93M |
Volume (24h) | Rp22,05M | Rp84,39M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →