Perbedaan Impossible Cloud Network dan Stader: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.400 (kapitalisasi pasar Rp605,8M, volume 24 jam Rp22,05M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.841 (kapitalisasi pasar Rp129,99M, volume 24 jam Rp12,1M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| ICNT | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp605,8M | Rp129,99M |
Volume (24h) | Rp22,05M | Rp12,1M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →