Perbedaan Impossible Cloud Network dan Saros: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.387 (kapitalisasi pasar Rp602,31M, volume 24 jam Rp13,1M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 25× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 3,7B / 10B SAROS (38%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Saros selama 23 Hari.
| ICNT | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp602,31M | Rp24,09M |
Volume (24h) | Rp13,1M | Rp10,4M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 3,7B / 10B SAROS (38%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →