Perbedaan Impossible Cloud Network dan RedStone: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.830 (kapitalisasi pasar Rp715,49M, volume 24 jam Rp47,45M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp1.972 (kapitalisasi pasar Rp882,77M, volume 24 jam Rp59,06M). Perbedaan utamanya: RedStone lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 448,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| ICNT | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp715,49M | Rp882,77M |
Volume (24h) | Rp47,45M | Rp59,06M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 448,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →