Perbedaan Impossible Cloud Network dan Quack AI: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.831 (kapitalisasi pasar Rp718,21M, volume 24 jam Rp48,4M), sedangkan Quack AI diperdagangkan di Rp340,43 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp67,34M). Perbedaan utamanya: Quack AI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 4,2B / 10B Q (43%) milik Quack AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan Quack AI selama 3 Hari.
| ICNT | Q | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp718,21M | Rp1,42T |
Volume (24h) | Rp48,4M | Rp67,34M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 4,2B / 10B Q (43%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →