Perbedaan Impossible Cloud Network dan Ponke: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.398 (kapitalisasi pasar Rp607,88M, volume 24 jam Rp13,3M), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp258,55 (kapitalisasi pasar Rp160,35M, volume 24 jam Rp28,06M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Ponke, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 555,5M / 555,6M PONKE (100%) milik Ponke. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Ponke selama 12 Hari.
| ICNT | PONKE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp607,88M | Rp160,35M |
Volume (24h) | Rp13,3M | Rp28,06M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →