Perbedaan Impossible Cloud Network dan Osmosis: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.833 (kapitalisasi pasar Rp713,91M, volume 24 jam Rp49,95M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp615,71 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 781M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| ICNT | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp713,91M | Rp479,53M |
Volume (24h) | Rp49,95M | Rp44,61M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →