Perbedaan Impossible Cloud Network dan Obol: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.842 (kapitalisasi pasar Rp718,21M, volume 24 jam Rp48,4M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 23,9× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 161,3M / 500M OBOL (33%) milik Obol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan Obol selama 14 Hari.
| ICNT | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp718,21M | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp48,4M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →