Perbedaan Impossible Cloud Network dan Neo: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.405 (kapitalisasi pasar Rp607,14M, volume 24 jam Rp13,35M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp30.041 (kapitalisasi pasar Rp2,13T, volume 24 jam Rp69,88M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Neo selama 94 Hari.
| ICNT | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp607,14M | Rp2,13T |
Volume (24h) | Rp13,35M | Rp69,88M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 4 Hari | 94 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →