Perbedaan Impossible Cloud Network dan Mitosis: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.829 (kapitalisasi pasar Rp713,91M, volume 24 jam Rp49,95M), sedangkan Mitosis diperdagangkan di Rp386,11 (kapitalisasi pasar Rp70,22M, volume 24 jam Rp65,37M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 181,3M / 1B MITO (19%) milik Mitosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan Mitosis selama 19 Hari.
| ICNT | MITO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp713,91M | Rp70,22M |
Volume (24h) | Rp49,95M | Rp65,37M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 181,3M / 1B MITO (19%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →