Perbedaan Impossible Cloud Network dan Mantle Staked Ether: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.830 (kapitalisasi pasar Rp715,49M, volume 24 jam Rp47,45M), sedangkan Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp37.869.256 (kapitalisasi pasar Rp8,88T, volume 24 jam Rp6,1M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 12,4× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan Mantle Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan Mantle Staked Ether selama 25 Hari.
| ICNT | METH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp715,49M | Rp8,88T |
Volume (24h) | Rp47,45M | Rp6,1M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 234K METH |
Typical Hold Time | 3 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →