Perbedaan Impossible Cloud Network dan Kaspa: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.831 (kapitalisasi pasar Rp713,91M, volume 24 jam Rp49,95M), sedangkan Kaspa diperdagangkan di Rp518,85 (kapitalisasi pasar Rp14,41T, volume 24 jam Rp184,3M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 20,2× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai beredar Impossible Cloud Network 253M / 700M ICNT (37%) dibanding 27,6B / 28,7B KAS (97%) milik Kaspa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 3 Hari dan Kaspa selama 39 Hari.
| ICNT | KAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp713,91M | Rp14,41T |
Volume (24h) | Rp49,95M | Rp184,3M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 27,6B / 28,7B KAS (97%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →