Perbedaan Impossible Cloud Network dan Kaia: Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.410 (kapitalisasi pasar Rp609,48M, volume 24 jam Rp13,52M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp462,5 (kapitalisasi pasar Rp2,95T, volume 24 jam Rp56,87M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan Kaia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Impossible Cloud Network selama 4 Hari dan Kaia selama 30 Hari.
| ICNT | KAIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp609,48M | Rp2,95T |
Volume (24h) | Rp13,52M | Rp56,87M |
Suplai yang Beredar | 253M / 700M ICNT (37%) | 6,4B KAIA |
Typical Hold Time | 4 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.
Selengkapnya di halaman KAIA →