Perbedaan iShares Global Clean Energy ETF dan Wheaton Precious Metals Corp: iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $18,42, sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $134,98 (kapitalisasi pasar $60,94B). Perbedaan utamanya: Wheaton Precious Metals Corp membagikan dividen 0,58%, sedangkan iShares Global Clean Energy ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ICLN | WPM | |
|---|---|---|
Tertinggi 52 Minggu | $23,75 | $165,72 |
Terendah 52 Minggu | $13,66 | $91,02 |
Kapitalisasi Pasar | — | $60,94B |
Sektor | — | Basic Materials |
Nilai Perusahaan | — | $62,82B |
Imbal Hasil Dividen | — | 0,58% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ICLN diperdagangkan pada $18.41, naik 1.83% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini menawarkan eksposur ke 105 perusahaan energi bersih global, dengan dividen $0.06 dijadwalkan untuk Juni 2026. Performa tahun 2026 menunjukkan kenaikan lebih dari 25%, didorong oleh permintaan energi data center dan investasi internasional.
Outlook ICLN didukung oleh transisi energi global namun menghadapi volatilitas tinggi dan persaingan ketat dari ETF energi tradisional. Risiko termasuk kebijakan regulasi yang tertunda dan ketegangan geopolitik. Analis mencatat biaya rasio yang lebih tinggi dibandingkan pesaing, membuat pertumbuhan jangka panjang bergantung pada adopsi energi bersih yang berkelanjutan.
WPM menunjukkan kinerja positif dengan harga saat ini di $135.05, naik 1.24% dalam 24 jam, didukung oleh momentum bullish dari rata-rata bergerak. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan yang kuat menjadi $2.31 miliar pada 2025 dengan margin laba bersih 64.66%, dan berhasil melampaui perkiraan laba per saham dalam tiga kuartal terakhir. Sentimen analis sangat optimis dengan 80% rekomendasi beli dan target harga konsensus $161.75.
Outlook untuk WPM tetap kuat didorong oleh harga komoditas yang tinggi dan model bisnis streaming logam mulia yang efisien. Risiko utama termasuk volatilitas harga emas/perak dan eksposur operasional tambang mitra. Potensi kenaikan harga saham signifikan menuju target analis, namun investor perlu memantau kondisi makroekonomi yang mempengaruhi logam mulia.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman ICLN →Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.
Selengkapnya di halaman WPM →