Perbedaan iShares Global Clean Energy ETF dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $18,57, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $57,03. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ICLN | SPUS | |
|---|---|---|
Tertinggi 52 Minggu | $23,75 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $13,41 | $45,32 |
Sektor | — | Broad Market / Factor |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ICLN (iShares Global Clean Energy ETF) diperdagangkan pada $18.14 dengan penurunan 1.25% dalam 24 jam terakhir. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual kuat, sementara RSI berada di zona netral. ETF ini menawarkan eksposur ke 105 perusahaan energi terbarukan global dengan dividen $0.06 yang dijadwalkan untuk Juni 2026. Performa tahun 2026 cukup kuat dengan kenaikan lebih dari 25% didorong momentum AI dan harga energi global yang tinggi.
Outlook ICLN didukung tren energi bersih jangka panjang namun menghadapi risiko volatilitas sektor dan ketidakpastian kebijakan. Katalis utama termasuk permintaan data center yang meningkat dan investasi global, sementara risiko mencakup kebijakan regulasi AS yang memperlambat izin proyek renewable. Valuasi saat ini pada P/E 25.7x dengan pertumbuhan EPS jangka panjang 9.1% menawarkan potensi pertumbuhan moderat bagi investor dengan toleransi risiko sedang.
SPUS diperdagangkan pada $56.32, turun 0.23% dalam 24 jam dengan sinyal teknis netral. Sinyal rata-rata bergerak bullish namun osilator netral menunjukkan konsolidasi. Dividen reguler $0.03 per kuartal memberikan pendapatan stabil. Strategi dividen AS tetap kompetitif meski konsentrasi di saham teknologi besar, dengan perusahaan AS membayar dividen rekor $704.8 miliar tahun lalu menurut Seeking Alpha (7 Juni 2026).
Outlook terbatas karena data fundamental tidak tersedia. Dividen konsisten menjadi daya tarik utama, namun ketiadaan metrik valuasi dan profitabilitas menghambat penilaian mendalam. Risiko termasuk ketergantungan pada performa pasar dividen AS dan volatilitas pasar secara keseluruhan. Investor perlu menunggu laporan keuangan terbaru untuk analisis fundamental yang komprehensif.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman ICLN →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →