Perbedaan iShares Global Clean Energy ETF dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $17,23 (kapitalisasi pasar $2,27B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,81 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF lebih aktif diperdagangkan (349.184 vs 6.845.064). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares Global Clean Energy ETF selama 87 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| ICLN | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $2,27B | $3,39B |
Volume | 6.845.064 | 349.184 |
Tertinggi 52 Minggu | $23,75 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $15,78 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 87 Hari | 64 Hari |
Sektor | — | Broad Market / Factor |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ICLN (iShares Global Clean Energy ETF) diperdagangkan pada $17.31 dengan penurunan 1.31% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual, sementara osilator dalam zona netral. ETF ini menawarkan eksposur global terhadap 105 perusahaan energi terbarukan dengan rasio biaya 0.38%, namun menghadapi volatilitas tinggi dengan drawdown maksimum 57.2% dalam periode terakhir.
Outlook ICLN didorong oleh momentum transisi energi global namun tertekan oleh performa superior ETF energi tradisional. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan persaingan ketat dari rekan energi fosil yang menawarkan yield lebih tinggi. Peluang jangka panjang terletak pada percepatan adopsi energi bersih secara global.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman ICLN →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →