Perbedaan iShares Global Clean Energy ETF dan Shell PLC: iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $18,42, sedangkan Shell PLC diperdagangkan di $86,85 (kapitalisasi pasar $235,24B). Perbedaan utamanya: Shell PLC membagikan dividen 3,63%, sedangkan iShares Global Clean Energy ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ICLN | SHEL | |
|---|---|---|
Tertinggi 52 Minggu | $23,75 | $94,15 |
Terendah 52 Minggu | $13,41 | $70,31 |
Kapitalisasi Pasar | — | $235,24B |
Sektor | — | Energy |
Nilai Perusahaan | — | $287,77B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,63% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ICLN (iShares Global Clean Energy ETF) diperdagangkan pada $18.14 dengan penurunan 1.25% dalam 24 jam terakhir. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual kuat, sementara RSI berada di zona netral. ETF ini menawarkan eksposur ke 105 perusahaan energi terbarukan global dengan dividen $0.06 yang dijadwalkan untuk Juni 2026. Performa tahun 2026 cukup kuat dengan kenaikan lebih dari 25% didorong momentum AI dan harga energi global yang tinggi.
Outlook ICLN didukung tren energi bersih jangka panjang namun menghadapi risiko volatilitas sektor dan ketidakpastian kebijakan. Katalis utama termasuk permintaan data center yang meningkat dan investasi global, sementara risiko mencakup kebijakan regulasi AS yang memperlambat izin proyek renewable. Valuasi saat ini pada P/E 25.7x dengan pertumbuhan EPS jangka panjang 9.1% menawarkan potensi pertumbuhan moderat bagi investor dengan toleransi risiko sedang.
SHEL diperdagangkan di $86.31, turun 1.16% hari ini, namun secara teknis masih bullish dengan momentum positif dari rata-rata bergerak. Fundamental didukung valuasi yang menarik dengan P/E 13.6 dan P/S 0.96, serta laba bersih $17.84 miliar pada 2025. Berita terkini menunjukkan dampak positif dari kenaikan harga minyak dan ekspansi LNG di Karibia, meski produksi gas terganggu di Timur Tengah.
Outlook SHEL positif dengan target konsensus analis $114.13, mencerminkan potensi kenaikan 32%. Kinerja gas trading yang kuat dan akuisisi ARC Resources senilai $16.4 miliar menjadi katalis. Risiko utama meliputi volatilitas harga komoditas, ketegangan geopolitik yang mengganggu operasi, dan tren penurunan pendapatan sejak 2022.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman ICLN →Shell adalah perusahaan minyak dan gas terintegrasi yang mengeksplorasi, memproduksi, dan menyuling minyak di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Shell menghasilan 1.7 juta barel cairan dan 8.7 miliar kaki kubik gas alam per hari. Pada akhir tahun 2021, cadangan mencapai 9.2 miliar barel setara minyak, 50% di antaranya terdiri dari cairan. Produksi dan cadangan milik perusahaan ini berada di Eropa, Asia, Oseania, Afrika, serta Amerika Utara dan Selatan. Shell mengoperasikan penyulingan dengan kapasitas 1.8 mmb/d yang berlokasi di Amerika, Asia, Afrika, dan Eropa serta menjual 15 mtpa bahan kimia. Pabrik kimia terbesarnya sering terintegrasi dengan kilang lokal yang berada di Eropa Tengah, China, Singapura, Amerika Utara.
Selengkapnya di halaman SHEL →