Perbedaan Hyperlane dan Viction: Hyperlane diperdagangkan di Rp1.134 (kapitalisasi pasar Rp444,95M, volume 24 jam Rp175,77M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp444,69 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M). Perbedaan utamanya: Hyperlane jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar Hyperlane 393,2M / 1B HYPER (40%) dibanding 127,6M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperlane selama 31 Hari dan Viction selama 38 Hari.
| HYPER | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp444,95M | Rp82,57M |
Volume (24h) | Rp175,77M | Rp708,9M |
Suplai yang Beredar | 393,2M / 1B HYPER (40%) | 127,6M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperlane adalah lapisan interoperabilitas inovatif yang dirancang untuk menghubungkan ekosistem blockchain modular, memungkinkan komunikasi lintas jaringan seperti Layer 1, rollup, dan app-chain secara mulus. Dengan pendekatan deployment tanpa izin (permissionless), Hyperlane memudahkan pengembang dalam menjembatani berbagai chain, sekaligus menawarkan model keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi mereka.
Selengkapnya di halaman HYPER →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →