Perbedaan Hyperlane dan Ronin: Hyperlane diperdagangkan di Rp1.298 (kapitalisasi pasar Rp435,54M, volume 24 jam Rp203,1M), sedangkan Ronin diperdagangkan di Rp986,16 (kapitalisasi pasar Rp758,53M, volume 24 jam Rp59,46M). Perbedaan utamanya: Ronin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Hyperlane 338,2M / 1B HYPER (34%) dibanding 772,4M / 1B RONIN (78%) milik Ronin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperlane selama 30 Hari dan Ronin selama 52 Hari.
| HYPER | RONIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp435,54M | Rp758,53M |
Volume (24h) | Rp203,1M | Rp59,46M |
Suplai yang Beredar | 338,2M / 1B HYPER (34%) | 772,4M / 1B RONIN (78%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperlane adalah lapisan interoperabilitas inovatif yang dirancang untuk menghubungkan ekosistem blockchain modular, memungkinkan komunikasi lintas jaringan seperti Layer 1, rollup, dan app-chain secara mulus. Dengan pendekatan deployment tanpa izin (permissionless), Hyperlane memudahkan pengembang dalam menjembatani berbagai chain, sekaligus menawarkan model keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi mereka.
Selengkapnya di halaman HYPER →Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →