Perbedaan Hyperliquid dan Zilliqa: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.027.708 (kapitalisasi pasar Rp258,86T, volume 24 jam Rp5,07T), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp42,83 (kapitalisasi pasar Rp859,17M, volume 24 jam Rp72,8M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 301,3× kapitalisasi pasar Zilliqa, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Zilliqa selama 130 Hari.
| HYPE | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp258,86T | Rp859,17M |
Volume (24h) | Rp5,07T | Rp72,8M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 130 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →