Perbedaan Hyperliquid dan ZeroLend: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.007.852 (kapitalisasi pasar Rp254,23T, volume 24 jam Rp4,5T), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 25628× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| HYPE | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp254,23T | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp4,5T | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →