Perbedaan Hyperliquid dan Zerobase: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.024.512 (kapitalisasi pasar Rp259,13T, volume 24 jam Rp5,08T), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.573 (kapitalisasi pasar Rp491,81M, volume 24 jam Rp137,51M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 526,9× kapitalisasi pasar Zerobase, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 315,6M / 1B ZBT (32%) milik Zerobase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Zerobase selama 5 Hari.
| HYPE | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,13T | Rp491,81M |
Volume (24h) | Rp5,08T | Rp137,51M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 315,6M / 1B ZBT (32%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →