Perbedaan Hyperliquid dan Plasma: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.224.210 (kapitalisasi pasar Rp308,81T, volume 24 jam Rp8,01T), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.656 (kapitalisasi pasar Rp4,29T, volume 24 jam Rp1,12T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 72× kapitalisasi pasar Plasma, dan suplai Hyperliquid dibatasi (253M / 953,3M HYPE (27%)), sedangkan Plasma terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Plasma selama 25 Hari.
| HYPE | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,81T | Rp4,29T |
Volume (24h) | Rp8,01T | Rp1,12T |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 2,6B XPL |
Typical Hold Time | 35 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →