Perbedaan Hyperliquid dan xMoney: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.025.430 (kapitalisasi pasar Rp259,13T, volume 24 jam Rp5,08T), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp11,22 (kapitalisasi pasar Rp11,31M, volume 24 jam Rp7,74M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 22911,6× kapitalisasi pasar xMoney, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 1B / 10B XMN (11%) milik xMoney. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan xMoney selama 8 Hari.
| HYPE | XMN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,13T | Rp11,31M |
Volume (24h) | Rp5,08T | Rp7,74M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 1B / 10B XMN (11%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →XMN adalah token utilitas teregulasi yang patuh MiCA dan dirancang sebagai inti ekosistem pembayaran crypto-fiat terpadu untuk bisnis maupun konsumen. Token ini mendukung infrastruktur pembayaran berlisensi seperti penerbitan kartu, settlement stablecoin, serta layanan on/off-ramp. XMN juga digunakan untuk insentif merchant, reward pengguna, staking, dan governance komunitas.
Selengkapnya di halaman XMN →