Perbedaan Hyperliquid dan Onyxcoin: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.231.634 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp67,14 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp109,53M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 118,9× kapitalisasi pasar Onyxcoin, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 38,8B / 68,9B XCN (57%) milik Onyxcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Onyxcoin selama 8 Hari.
| HYPE | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,03T | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp8,03T | Rp109,53M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 38,8B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →