Perbedaan Hyperliquid dan Velo: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.198.934 (kapitalisasi pasar Rp303,83T, volume 24 jam Rp7,42T), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp57,6 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp37,91M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 300,8× kapitalisasi pasar Velo, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Velo selama 27 Hari.
| HYPE | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp303,83T | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp7,42T | Rp37,91M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HYPE saat ini diperdagangkan di Rp1.225.854 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages. Token berada di zona support kritis antara S1 Rp1.145.728 dan pivot point Rp1.170.672. Market cap mencapai Rp310,99T dengan supply yang beredar 27% dari total maksimum 953,3 juta token. RSI menunjukkan kondisi netral sementara ADX mengindikasikan tren bearish jangka pendek.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kritis, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang masih berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan.
VELO saat ini diperdagangkan di zona Rp58.15579 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh indikator moving average. Token ini memiliki market cap Rp1,01T dengan supply beredar 17,6M dari total 24M VELO (74% sirkulasi). Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dengan support kuat di Rp47-54 dan resistance di Rp62-70. Hold time rata-rata 27 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka menengah.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support level Rp47, namun tekanan jual dari moving average dan ADX menguatkan sinyal negatif. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →