Perbedaan Hyperliquid dan Unibase: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.222.648 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan Unibase diperdagangkan di Rp1.527 (kapitalisasi pasar Rp3,82T, volume 24 jam Rp5,74T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 80,9× kapitalisasi pasar Unibase, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 2,5B / 10B UB (25%) milik Unibase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Unibase selama 2 Hari.
| HYPE | UB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,03T | Rp3,82T |
Volume (24h) | Rp8,03T | Rp5,74T |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 2,5B / 10B UB (25%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Unibase adalah protokol infrastruktur AI terdesentralisasi yang memberikan AI agent memori persisten, interoperabilitas, dan kemampuan untuk berkembang secara mandiri. Protokol ini mengatasi keterbatasan stateless dan silo data melalui layer memori terdesentralisasi yang menggabungkan penyimpanan terverifikasi, komunikasi antar-agent, dan ketersediaan data berkecepatan tinggi. UB digunakan untuk biaya protokol, tata kelola, staking, serta reward berbasis kontribusi pengetahuan.
Selengkapnya di halaman UB →