Perbedaan Hyperliquid dan Telcoin: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.224.409 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp37,52 (kapitalisasi pasar Rp3,59T, volume 24 jam Rp19,13M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 86,1× kapitalisasi pasar Telcoin, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 96,1B / 100B TEL (97%) milik Telcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| HYPE | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,03T | Rp3,59T |
Volume (24h) | Rp8,03T | Rp19,13M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →