Perbedaan Hyperliquid dan Bittensor: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.024.826 (kapitalisasi pasar Rp259,9T, volume 24 jam Rp5,07T), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.625.486 (kapitalisasi pasar Rp40,77T, volume 24 jam Rp1,81T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Bittensor, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 11,2M / 21M TAO (54%) milik Bittensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| HYPE | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,9T | Rp40,77T |
Volume (24h) | Rp5,07T | Rp1,81T |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →