Perbedaan Hyperliquid dan Synapse: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.222.404 (kapitalisasi pasar Rp308,81T, volume 24 jam Rp8,01T), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp4.585 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp584,99M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 285,9× kapitalisasi pasar Synapse, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 236,5M / 250M SYN (95%) milik Synapse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| HYPE | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,81T | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp8,01T | Rp584,99M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 236,5M / 250M SYN (95%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →