Perbedaan Hyperliquid dan Swell Network: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.024.869 (kapitalisasi pasar Rp259,13T, volume 24 jam Rp5,08T), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,07 (kapitalisasi pasar Rp57,45M, volume 24 jam Rp25,25M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 4510,5× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 5,2B / 10B SWELL (52%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| HYPE | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,13T | Rp57,45M |
Volume (24h) | Rp5,08T | Rp25,25M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →