Perbedaan Hyperliquid dan Scallop: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.233.374 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp167,56 (kapitalisasi pasar Rp26,28M, volume 24 jam Rp9,37M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 11759,1× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 163,5M / 250M SCA (66%) milik Scallop. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Scallop selama 13 Hari.
| HYPE | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,03T | Rp26,28M |
Volume (24h) | Rp8,03T | Rp9,37M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 163,5M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →