Perbedaan Hyperliquid dan Saros: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.231.275 (kapitalisasi pasar Rp310,99T, volume 24 jam Rp7,96T), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp7,22 (kapitalisasi pasar Rp25,22M, volume 24 jam Rp9,28M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 12331,1× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 3,5B / 10B SAROS (36%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Saros selama 21 Hari.
| HYPE | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp310,99T | Rp25,22M |
Volume (24h) | Rp7,96T | Rp9,28M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 3,5B / 10B SAROS (36%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →