Perbedaan Hyperliquid dan Roam: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.226.757 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp140,28 (kapitalisasi pasar Rp45,51M, volume 24 jam Rp31,62M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 6790,4× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 355,9M / 1B ROAM (36%) milik Roam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| HYPE | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,03T | Rp45,51M |
Volume (24h) | Rp8,03T | Rp31,62M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 355,9M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →