Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hyperliquid (HYPE) vs Raydium (RAY)

HyperliquidTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hyperliquid dan Raydium: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.235.402 (kapitalisasi pasar Rp313,66T, volume 24 jam Rp7,85T), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,4T, volume 24 jam Rp240,75M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 92,3× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Raydium selama 24 Hari.

HYPERAY
Kap. Pasar
Rp313,66TRp3,4T
Volume (24h)
Rp7,85TRp240,75M
Suplai yang Beredar
253M / 953,3M HYPE (27%)269,3M / 555M RAY (49%)
Typical Hold Time
35 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Hyperliquid

HYPE saat ini diperdagangkan di Rp1.169.626 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Market cap mencapai Rp296,65 triliun dengan sirkulasi token 27%. Harga berada di antara support S1 (Rp1.110.386) dan pivot point (Rp1.170.486), menunjukkan konsolidasi setelah penurunan.

Outlook netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto. Perhatikan level support kunci untuk konfirmasi arah selanjutnya.

Raydium

RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.

Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

HYPE
76% Beli24% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 35 Hari
RAY
30% Beli70% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Hyperliquid

Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.

Selengkapnya di halaman HYPE

Tentang Raydium

Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.

Selengkapnya di halaman RAY