Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hyperliquid (HYPE) vs Succinct (PROVE)

HyperliquidTrading
SuccinctTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hyperliquid dan Succinct: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.224.390 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan Succinct diperdagangkan di Rp3.618 (kapitalisasi pasar Rp708,37M, volume 24 jam Rp88,57M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 436,3× kapitalisasi pasar Succinct, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 195M / 1B PROVE (20%) milik Succinct. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Succinct selama 23 Hari.

HYPEPROVE
Kap. Pasar
Rp309,03TRp708,37M
Volume (24h)
Rp8,03TRp88,57M
Suplai yang Beredar
253M / 953,3M HYPE (27%)195M / 1B PROVE (20%)
Typical Hold Time
35 Hari23 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

HYPE
73% Beli27% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 35 Hari
PROVE

Belum ada data sentimen.

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Hyperliquid

Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.

Selengkapnya di halaman HYPE

Tentang Succinct

Succinct adalah protokol yang dirancang untuk komputasi terverifikasi, memungkinkan pengembang dengan mudah membuat dan memverifikasi zero-knowledge proofs (ZK) di berbagai konteks melalui zero-knowledge virtual machine (zkVM) serbaguna. Misinya adalah menjadikan verifiabilitas kriptografi sebagai standar di blockchain, infrastruktur Web3, dan seterusnya. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan minimisasi kepercayaan pada sistem.

Selengkapnya di halaman PROVE