Perbedaan Hyperliquid dan Phala Network: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.003.866 (kapitalisasi pasar Rp252,78T, volume 24 jam Rp4,67T), sedangkan Phala Network diperdagangkan di Rp391,12 (kapitalisasi pasar Rp328,54M, volume 24 jam Rp101,63M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 769,4× kapitalisasi pasar Phala Network, dan suplai Hyperliquid dibatasi (252,6M / 952,7M HYPE (27%)), sedangkan Phala Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Phala Network selama 31 Hari.
| HYPE | PHA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp252,78T | Rp328,54M |
Volume (24h) | Rp4,67T | Rp101,63M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 840,5M PHA |
Typical Hold Time | 36 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.
Selengkapnya di halaman PHA →